Konservasi Eksitu Jenis Begonia Alam Pegunungan Sumatra di Kebun Raya Cibodas

Muhammad Efendi


Abstrak


Kegiatan konservasi secara eksitu Begonia alam dari pegunungan telah dilakukan di Kebun Raya Cibodas sejak tahun 1930. Keanekaragaman jenis dan persebaran Begonia Sumatra didata berdasarkan koleksi Kebun Raya Cibodas, ditambah dengan spesimen herbarium (Universitas Andalas (ANDA) dan Cianjur Hortus Tjibodasensis). Informasi perbanyakan, hama dan penyakit tanaman didata selama kurun waktu dua tahun (2015-2017). Lima belas Begonia alam Sumatra telah dikonservasi di Kebun Raya Cibodas. Secara umum, Begonia dapat diperbanyak secara vegetatif maupun generatif. Perbanyakan secara in vitro dilakukan pada B. leuserensis, B. atricha dan B. scottii, jenis begonia endemik dan langka di Sumatra, telah dilakukan untuk meningkatkan jumlah begonia tersebut dalam botol kultur. Permasalahan konservasi Begonia di Kebun Raya Cibodas didiskusikan secara singkat.


Kata Kunci


Begonia Sumatra, Konservasi ek situ, Kebun Raya Cibodas

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ardi, W.H, and Hughes, M, 2010. Begonia droopiae Ardi (Begoniaceae), a new species of Begonia from West Sumatra. Gardens’ Bulletin Singapore 62 (1): 19-24.

Doorenbos, J., Sosef, M.S.N. and de Wilde, J.J.F.E, 1998. The Sections of Begonias: including descriptions, keys and species lists. Wageningen Agricultural University. Wageningen, 266 pp.

Hartutiningsih, 2016. Four new varieties of Begonia from interspecific hybridization Begonia natunaensis C.W.Lin & C.I.Peng × Begonia puspitae Ardi. Biodiversitas 17(2): 776-782.

Hartutiningsih, 2017. The conservation of native, lowland Indonesian Begonia species (Begoniaceae) in Bogor Botanic Gardens. Biodiversitas 18(1): 326-333.

Hartutiningsih, R.S., Purwantoro, Sudarmono dan Agusta, A, 2009. Pengungkapan potensi obat pada tiga jenis Begonia terpilih (B. muricata Blume, B. multangula Blume, B. “bacem kebo”) melalui uji bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus secara in vitro. Dalam: Indahwati, Hasan, A.E.Z., dan Agus, K. (eds.) Proseding Seminar Nasional II: Peningkatan peran sains dalam pertanian dan industri. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Pertanian Bogor. Bogor, 543-551.

Hughes M, and Girmansyah, D, 2011. A revision of Begonia sect. Sphenanthera (Hassk.) Warb. from Sumatra. Gardens’ Bulletin Singapore 62 (2): 27-39. 2011.

Hughes, M. and Girmansyah, D, 2011. Searching for Sumatran begonia described by William Jack: following in the footsteps of a 19th century Scottish botanist. Gardens’ Bulletin Singapore 63(1 & 2): 83–96.

Hughes, M., Girmansyah, D., Ardi, W.H., and Nurainas, 2009. Seven new species of Begonia from Sumatra. Gardens’ Bulletin Singapore 61 (1): 29-44.

Hughes, M., Girmansyah, D., and Ardi, W.H., 2015a. Further discoveries in the ever-expanding genus Begonia (Begoniaceae): fifteen new species from Sumatra. European J Taxon 161: 1-40.

Hughes, M., Moonlight, P., Jara, A., and Pullan, M., 2015b. Begonia Resource Centre. Royal Botanic Garden Edinburgh. http://elmer.rbge.org.uk/Begonia/ [10 October 2017].

Kiew, R., 2005. Begonias of Peninsular Malaysia. Natural History Publications (Borneo) Sdn. Bhd. Kinabalu, Sabah, 308 h.

Laumonier, Y., 1997. The Vegetation and Physiography of Sumatra. Kluwer Academic Publishers. Netherlands. P. 43.

Presiden Republik Indonesia. 2011. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 93 Tahun 2011 tentang Kebun Raya. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Jakarta, 14 h.


Article Reads

Total: 212 Abstrak: 180 PDF: 32

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Except where otherwise noted, content on this site is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

  FAKULTAS BIOLOGI Universitas Jenderal Soedirman