Pengaruh Pemberian Kombinasi Pakan Ikan Rucah dan Pakan Buatan (Pelet) terhadap Pertumbuhan dan Laju Sintasan Rajungan (Portunus pelagicus)

Suharyanto Suharyanto (1)


(1) Balai Riset Perikanan Budidaya Air payau, Maros Jln. Makmur Dg. Sitakka no. 129 Maros 90512 Sulawesi Selatan


Abstrak


The aim of this experiment was to find out the data and information of effect on feeding of combination of trash fish and pellet to the growth and survival rate of swimming crabs (Portunus pelagicus). The research was conducted in the research station of Research Institute for Coastal Aquaculture, Maros, South Sulawesi for 40 days. Nine  aquaria were used in this research and the dimention were 60 x 40 x 40 cm. Experimental disign used the Complete Randomized Design, The treatments were applied of trash fish and artificial feed (pellet) i.e. A; 100% trash fish (Clupea sp), B; 100% artificial feed (pellet), and C; 50% trash fish + 50% pellet,  with three replicates,  respectively, Crablet were applied average size of  5,2 + 0,2 mm in charapace width and 0,04 + 0,02 g in body weigth. Feeding were conducted of three times a day, with dosage 15 % of total body weight a day. During the experiment, the determined parameters were body weight, charapace width, and survival rate. The result showed that artificial feed/pellet of 42% protein contain could be used as feed in swimming crabs rearing and not significant different on the growth of charapace width, body weight and survival rate (P>0.05) with the other treatment.

Kata Kunci


Trash fish, artificial feed, Swimming crabs, growth, survival rate

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Carlos, M.H. 1988. Growth and survival of bighead carp (Aristichthys nobilis) fry fed at different intake levels and feeding frequencies. Aquaculture. 68: 267-276.

Chande, A. I., and Y.D. Mgaya. 2003. The fishery of Portunus pelagicus and species diversity of portunid crabs along the coastal of Dar es Salaam, Tanzania. Western Indian Ocean. J. Mar. Sci. 2(1): 75 – 84.

Cholik, F., Rachmansyah, S. Tonnek. 1990. Pengaruh Padat Penebaran Terhadap Produksi Nila merah, Oreochromis niloticus Dalam Keramba Jaring Apung di Laut. J. Penel. Budidaya Pantai. 6(2): 87-96.

Chu, S.P. 1943. The influence of mineral composition of the medium on the growth of phytoplankton algae. Part II. The influence of concentration of inorganic nitrogen and phospate phosphorus. The Ecol. 31(2): 1-19.

Effendie, M.I. 1979. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta. 163 pp.

Halver, J.E. 1998. Fish Nutrition. Second Edition. Academic Press, Inc. San Diego. California. USA. 798 pp.

Juwana, S. 1993. Pengaruh pencahayaan, salinitas dan suhu terhadap kelulushidupan dan laju pertumbuhan benih rajungan (Portunus pelagicus) Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi-LIPI. Majalah Ilmu Kelautan. 16: 194-204.

Juwana, S. dan K. Romimohtarto. 2000. Rajungan, Perikanan, cara Budidaya dan Menu masakan. Penerbit Djambatan. 47 pp.

Koesbiono. 1981. Biologi Laut. Fakultas Perikanan. Institut Pertanaian Bogor. 150 pp.

Lavina, A. F. 1977. A semi abstracted complication of studies on the culture of Scylla serrata (Forskal) de Haan in the Philippine in reading on Aquaculture practices. SEAFDEC Aquaculture Departement. Ilo-Ilo. The Philippine. 160-210.

Lovell, R.T. 1989. Nutrition of Feeding on Fish. An Avi Book, Van Nostrand Reinhold Publ. New York. 260 pp.

Racmahnsyah dan Usman. 1993. Studi pendahuluan pengaruh frekuensi pemberian pakan terhadap pertumbuhan ikan kuwe, Caranx sp dalam keramba jaring apung. J. Penelitian Budidaya Pantai. 9: 65-74.

Rajinder, M.D., N.S. Dwivedi and G.F. Rajamanickam. 1986. Ecology of the blue crab, Portunus pelagicus (Linaeus) andits potential. Fishery in Zuary Estuary. Indian Journal of Fisheries, VII: 54-56

Reid, G.K. 1961. Ecology of Inland water estuaries. Rein hald Published Co. New York. 375 pp.

Schmittou, H.R. 1991. Budidaya keramba: Suatu metode produksi ikan di Indonesia. FRDP. Puslitbang Perikanan. Jakarta. Indonesia. 126 pp.

Soim. 1996. Pembesaran kepiting. Penebar Swadaya. Jakarta. 62 pp.

Suharyanto dan S. Tahe. 2005. Pengaruh padat tebar berbeda terhadap pertumbuhan dan sintasan kepiting rajungan (Portunus pelagicus) di tambak. Laporan Penelitian. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Maros. 10 hal.

Suharyanto, S. Tahe., Y. Aryani., dan M. Mangampa. 2006. Pembesaran kepiting rajungan (Portunus pelagicus) di tambak dengan penambahan selter yang berbeda. Laporan Teknis. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Maros. 20 hal.

Suharyanto dan M. Tjaronge. 2007. Frekuensi pemberian pakan yang tepat untuk pembesaran rajungan (Portunus pelagicus). Laporan Hasil Penelitian. Balai Penelitian Perikanan Budidaya Air Payau. Maros. 12 hal.

Supito, Kuntiyo dan I. S. Djunaidah. 1998. Kaji pendahuluan pembesaran kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) di tambak. dalam Perkembangan terakhir teknologi budidaya pantai untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Prosiding Seminar Teknologi Perikanan Pantai. Puslitbangkan, Loka Penelitian Perikanan Pantai Gondol-Bali bekerjasama dengan Japan International Cooperation Agency. Bali, 6-7 Agustus 1998. hal. 149-154.

Susanto, B. 2005. Pengembangan Teknologi Perbenihan Rajungan (Portunus pelagicus). Makalah disampaikan pada seminar Akuakultur Indonesia. Hotel Sahid Jaya, Makassar. 23-25 Nopember 2005. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau. Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut. 6 pp.

Susanto, B., I. Setyadi, dan G. S. Sumiarsa. 2005a. Pertumbuhan krablet rajungan (Portunus pelagicus) turunan I (F-1) dengan jenis pakan berbeda. Dalam Sudradjat et al (Eds) Buku perikanan budidaya berkelanjutan. Pusat Riset Perikanan Budidaya Badan Riset Kelautan dan Perikanan. Hal 187 – 186.

Susanto, B., I. Setyadi, Haryanti, dan A. Hanafi. 2005b. Pedoman Teknis Teknologi Perbenihan Rajungan (Porunus pelagicus). Pusat Riset Perikanan Budidaya. Badan Riset Kelautan dan Perikanan. Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta. 22 pp.

Suwirya, K., M. Marzuqi, dan N. A. Giri. 2005. Beberapa Kebutuhan Nutrien Ikan dalam Pengembangan Pakan Buatan untuk Menunjang Budidaya Laut. Dalam Sudradjat, A., Z.I. Azwar, L.E. Hadi, Haryanti, N.A. GiriG. Sumiarsa (Eds). Buku Perikanan Budidaya Berkelanjutan. Pusat Riset Perikanan Budidaya. Badan Riset Kelautan dan Perikanan. Jakarta. H. 179 - 189.

Weno, P.A., A.W. Aoumokil., dan O. Pattirane. 2005. Potensi dan Prospek Pembudidayaan Rajungan di Perairan Maluku. Makalah disampaikan pada seminar Akuakultur Indonesia. Hotel Sahid Jaya, Makassar. 23-25 Nopember 2005. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau. Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut. 6 pp.

Williams, K., D.P. Schwarts., G.E. Gebhart, and O.E. Maughan. 1987. Budidaya Ikan yang Dikerambakan Skala Kecil di Kolam Oklahoma. Penerjemah. Langston University Agricultural Research. 21 pp.

Zonneveld, N., E.A. Huisman, dan J.H. Boon. 1991. Prinsip-Prinsip Budidaya Ikan. Pustaka Utama. Gramedia. Jakarta. 71 hal.


Article Reads

Total: 1737 Abstrak: 1083 PDF: 654

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 

This website is maintained by: 
Bio Publisher 
The Faculty of Biology Publishing

Laman ini dikelola oleh:
Penerbitan Fakultas Biologi
Universitas Jenderal Soedirman
Jalan dr. Suparno 63 Grendeng
Purwokerto 53122

Telepon: +62-281-625865
Email: biologi@unsoed.ac.id

Laman ini menggunakan: 
OJS | Open Journal System
Software pengelolaan jurnal ilmiah online. Versi yang digunakan adalah 2.4.8.0.

Metadata artikel terdaftar di:
Crossref
Agen resmi internasional pendaftaran Digital Object Identifier (DOI)

Artikel jurnal ini terindeks:

Daftar indeks »