PENGARUH INOKULASI MIKORIZA VESIKULA ARBUSKULA (MVA) CAMPURAN TERHADAP KEMUNCULAN PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum)

Uswatun Hasanah (1) , Purnomowati Purnomowati (2) , Uki Dwiputranto (3)


(1) Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman
(2) Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman
(3) Fakultas Biologi, Universitas Jenderal Soedirman


Abstract


Tomato has an important role to fullfil the nutrition of society. The most important problem in the cultivation of tomatoes is fusarium wilt caused by Fusarium oxysporum it will attacking the plants from nursery to adult. One of the alternative control is use the Vesicles Arbuscular Mycorrhizae (VAM). The success of VAM infection in plants is determined by the dose and the inoculation. The aim of this research is to determine the effect of dose and mixture VAM inoculation to against the emergence of fusarium wilt in tomato plants and to determine the dosage mixture VAM inoculation as the most effective way for controlling fusarium wilt in tomato plants. The method of this research used experimental with completely randomized design. The experimental treatment consists of two types of treatment that are combined with used 5 doses of VAM mixture (0 g/plant, 10 g/plant, 12,5 g/plant, 15 g/plant, 17,5 g/plant) and used two ways of inoculation ( inoculation when the seed is planted and inoculation when transplanting the seeds). Each treatment was repeated 3 times and each test are three plants. The parameters was observed the incubation period of the disease and the intensity of fusarium wilt as the main parameter and the measurement of pH, temperature, humidity room, and the degree of infection as supporting parameters. The results of this research showed that the dosage and inoculation of VAM mixture is not able to reduce the emergence of fusarium wilt on tomatoes, but it was able to extend the incubation period of fusarium wilt on tomato plants a dose with 10 g /plant inoculated plants when the seeds are planted and inoculation when transplanting the seeds.


Keywords


Solanum lycopersicum; Fusarium oxysporum; MVA

Full Text:

PDF

References


Ariyanta IPB, Sudiarta IP, Widaningsih D, Sumiartha IK, Wirya GAS, Utama MS. 2015. Penggunaan Trichoderma sp. dan penyambungan untuk mengendalikan penyakit utama tanaman tomat (Licopersicum esculentum Mill.) di Desa Bangli, Kecamatan Baturiti, Tabanan. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika. 4(1):1–15.

Astari W, Kristanti IP, Warisnu A. 2014. Pengaruh aplikasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.) Var. Tombatu di PT Petrokimia Gresik. Jurnal Sains dan Seni Pomits. 2(1):1–4.

Badan Pusat Statistik. 2015. Produksi Tanaman Sayuran Tomat (ton) 2014: [Diakses: 24 Oktober 2015]. http://www.bps.go.id.

Basuki AY. 2003. Aplikasi Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA) campuran untuk menekan penyakit layu fusarium pada tanaman tomat (Lycopersion Esculentum L.).[skripsi]. Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman.

Brundrett M, Bougher N, Dell B, Grove T, Malajczuk N. 1996. Working with mycorrhizas in agriculture and forestry. Monograph 32. Canberra: Australian Center for International Agriculture Research  (ACIAR).

Brundrett M. 2008. Section 1. Introduction To Mycorrhizas. Mycorrhizal Associations: The Web Resource [Internet]. Available from https://mycorrhizas.info/index.html.

Domsch KH, Gams W, Anderson TH. 1993. Compedium of soil fungi. Eching: Iihwverlag.

Ertanti, A. 2011. Pertumbuhan tanaman semangka (Citrullus vulgaris) pada tanah masam yang diinokulasi Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA) campuran dengan cara inokulasi dan dosis berbeda. [skripsi]. Purwokerto: Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman.

Fakuara MY. 1988. Mikoriza, teori dan kegunaan dalam praktek. pusat antar universitas. Bogor: IPB.

Fardiaz, S. 1989. Penuntun praktek mikrobiologi pangan. Bogor: IPB Press.

Gunawan AW. 1993. Mikoriza Arbuskula. Bahan pengajaran pusat antar Universitas ilmu hayati. Bogor: IPB.

Gusnawaty HS, Muhammad T, Syair, Esmin. 2014. Efektifitas Trichoderma Indigenus hasil perbanyakan pada berbagai media dalam mengendalikan penyakit layu fusarium dan meningkatkan pertumbuhan serta produksi tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill). Agriplus. 24(2):99–110.

Hadisudarno, P. 1990. Prospek pemanfaatan mikoriza v-a sebagai salah satu pilihan untuk pengolahan tanah bermasalah hara Phospor. Makalah Seminar Nasional Pengolahan Tanah Bermasalah. Surakarta: UNS.

Harizon. 2009. Biofungisida berbahan aktif Eusiderin I untuk pengendalian layu fusarium pada tomat. Biospecies, 2(1):30–41.

Kartika E, Zulfahri G, Diki K. 2013. Tanggapan tanaman tomat (Lycopersicum esculentum. Mill) terhadap pemberian kombinasi pupuk organik dan pupuk anorganik. Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi, 2(3):122–131.

Mardatin NF. 2007. Teknik bekerja dengan cendawan mikoriza arbuskula. Kongres Nasional Mikoriza Indonesia II. Bogor.

Mosse, B. 1981. Vesicular–Arbuscular mycorrhizal research for tropical agriculture. Res, Bull.

Nurhayati. 2010. Pengaruh waktu pemberian mikoriza vesikular arbuskular pertumbuhan tomat. J. Agrivigor. 9(3):280–284.

Petrus, Burhanuddin, Reine SW. 2013. Asosiasi cendawan mikoriza arbuskula pada ketapang (Terminalia catappa). Laporan Hasil Penelitian. Pontianak: Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura.

Purnomowati. 1996. Inokulum Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA) Glomus sp. dan G. margarita sebagai upaya untuk menekan penyakit busuk batang sclerotium pada tanaman kedelai (Glycine max (L) merr). Laporan Hasil Penelitian. Purwokerto: Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman.

Putri OSD, Sastrahidayat IR, Djauhari U. 2014. Pengaruh metode inokulasi jamur Fusarium oxysporum f.sp. lycopersici(Sacc.) terhadap kejadian penyakit layu Fusarium pada tanaman tomat (Lycopersicon esculentum Mill.). Jurnal HPT, 2(3):74–81.

Rahayuniati RF, Endang M. 2009. Pengendalian penyakit layu fusarium tomat: aplikasi abu bahan organik dan jamur antagonis. Jurnal Pembangunan Pedesaan. 9(1):6–34.

Sastrahidayat IR. 1990. Ilmu penyakit tumbuhan. Surabaya: Usaha Nasional.

Setiadi, Y. 1989. Pemanfaatan mikroorganisme dalam kehutanan. Pusat Antar Universitas Bioteknologi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Setiadi Y, Setiawan A. 2011. Studi status fungi mikoriza arbuskula di areal rehabilitasi pasca penambangan nikel (Studi Kasus PT INCO Tbk. Sorowako, Sulawesi Selatan). Jurnal Silvikultur Tropika. 3(1):88–95.

Setiawati W, Rini M, Gina AS, Tri H. 2007. Petunjuk teknis budidaya tanaman sayuran. Bandung: Balai Penelitian Tanaman Sayuran.

Smith SE, Read DJ. 2008. Mycorrhizal symbiosis. 3rd Edition. San Diego: Academic Press.

Solihah SM, Dwiputranto U. Purnomowati. 2013. Inokulasi Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA) campuran sebagai pengendali penyakit layu fusarium pada tanaman semangka (Citrullus vulgaris schard). Agritech. 15(1):1–11.

Steel RGD, Torrie JH. 1995. Prinsip dan prosedur statistika. Jakarta: Gramedia Pustaka.

Suhardi.1987. Pemanfaatan mikoriza bagi pengembangan pertanian dan kehutanan di Indonesia. Makalah Seminar Bioteknologi Indonesia 17–19 Februari 1987. Yogyakarta: Fakultas Kehutanan UGM.

Susanna, Chamzurni T, Pratama A. 2010. Dosis dan frekuensi kascing untuk pengendalian penyakit layu fusarium pada tanaman tomat. J. Floratek. 5:152–163.

Sutedjo MN, Kartasapoetra AG, Sastroatmodjo RDS. 1991. Mikrobiologi tanah. Jakarta: P.T. Rineka Cipta.

Swastikawati. 1999. Respon tanaman kacang tanah (Arachis Hypogaea L.) pada tanah masam terhadap inokulan tunggal dan campuran Mikoriza Vesikula Arbuskula (MVA). [skripsi]. Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman.

Talanca AH, Adnan AM. 2005. Mikoriza dan manfaatnya pada tanaman. Prosiding Seminar Ilmiah dan Pertemuan Tahunan PEI dan PFI XVI Komda sul–sel. Balai Penelitian Tanaman Serealia, Sulawesi Selatan.

Wawangningrum, H. 1998. Pengaruh inokulasi Mikoriza Vesikular Arbuskular (MVA) Gigaspora margarita terhadap Intensitas penyakit layu fusarium pada tanaman cabai (Capsicum annum L.). [skripsi]. Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman.


Article Reads

Total: 1117 Abstract: 494 PDF: 623

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

This website is maintained by:
Bio Publisher
The Faculty of Biology Publishing

Faculty of Biology
Universitas Jenderal Soedirman
Jalan dr. Suparno 63 Grendeng
Purwokerto 53122

Telephone: +62-281-625865
Email: biologi@unsoed.ac.id

This website uses:
OJS | Open Journal System
A free journal management and publishing system that has been developed by the PKP (Public Knowledge Project) version 2.4.8.0.

All article content metadata are registered to:
Crossref
An official nonprofit Registration Agency of the International Digital Object Identifier (DOI) Foundation.

Articles in this journal are indexed by:

Complete index list »